Letou nhà cái đánh giá

Seberapa Besar Perbedaan MP3 dan FLAC

Seberapa Besar Perbedaan MP3 dan FLAC

FLAC dan Tren Musik High Definition (HD)

Date: 31 Maret 2014 Author: 36 Di usia 68 tahun, gitaris/penyanyi Neil Young ingin ”mengoreksi” cara kita mendengar musik.
Yakni, menghadirkan solusi untuk mendengarkan musik yang kualitasnya mendekati rekaman studio.
Neil Young benci file audio MP3.
Menurutnya, kompresi format berkas pengodean suara MP3sangatlah buruk.
”Kualitas lagu yang Anda dengar dalam format MP3 hanya 5% dari kualitas rekaman studio aslinya,” ujar Young kepada New York Times.
Musisi asal Kanada itu tidak salah.
Format MP3 yang jadi standar di industri musik digital saat ini adalah file audio yang telah terkompresi.
Audio dari format CD dimampatkan sedemikian rupa agar ukurannya cukup kecil untuk disimpan dalam perangkat portabel seperti smartphone atau pemutar MP3 lainnya yang memiliki kapasitas simpan terbatas.
Tapi, karena ukurannya yang sangat kecil itu maka banyak informasi atau data lagu yang dihilangkan.
Walau sebagian besar konsumen merasa ”cukup puas” dengan MP3, sebenarnya apa yang mereka dengar sangat jauh kualitasnya dari CD.
Padahal, CD pun hanya sanggup menyimpan 50% kualitas rekaman asli (master recording).
Itulah yang mendasari Young untuk membuat perubahan.
Ia ingin industri musik digital tidak terpaku pada MP3.
Tapi, lebih membuka mata terhadap format ini audio standar ini: Free Lossless Audio Codec, atau FLAC.

FLAC diibaratkan mendengar musik dalam format High Definition (HD)

Jika format audio AAC yang digunakan di iTunes adalah 256 kbps, maka audio di format FLAC di-encode hingga 9.216 kbps atau 36 kali lebih besar.
Tapi, adakah orang yang ingin, butuh, dan perlu mendengar musik dalam resolusi “beresolusi tinggi” ini.
Jawabanya adalah ada, ada, dan ada.
Logikanya sederhana saja.
Mari kita berkaca pada perkembangan video high definition (HD).
Jika video HD saat ini sudah sebegitu banyak yang mengakses, sudah sebegitu banyak yang terbiasa, maka seharusnya hal serupa juga bisa terjadi di musik.
”Inilah ’real music’,” tutur Young.
”Saya ingin membawa musik masuk ke abad 21,” tambah pria yang sempat menyebut bahwa mendiang Steve Jobs pun punya visi sama untuk menghadirkan musik berkualitas ke pasar.
Selama bertahun-tahun, Young mengklaim bahwa dirinya berupaya untuk mencari cara agar musik “beresolusi tinggi” itu bisa menjadi sebuah ekosistem yang cukup solid bagi pasar musik digital, serta konsumen.
Maka, ia pun melahirkan ini: PonoPlayer.
Seandainya iPod adalah DVD player, .

Maka PonoPlayer semacam Blu-ray player untuk memutar file audio berformat FLAC

Kemudian ada PonoMusic, toko musik online serupa iTunes Store.
Disinilah konsumen bisa mengunduh berbagai lagu dengan kualitas tinggi.
”Tujuan kami adalah menawarkan musik digital berkualitas paling tinggi dari semua mayor label, dan membuat pemutar musik digital terbaik dan paling mudah digunakan,” tegas John Hamm, CEO PonoMusic.
Bagaimana respon terhadap PonoPlayer dan PonoMusic ini sudah dibuktikan di situs penggalangan dana Kickstarter.com.
Sebanyak 10.000 orang rela merogoh kantongnya, membuat Young mampu mengumpulkan dana sebesar USD3,7 juta (Rp38 miliar) agar proyek tersebut bisa berjalan.
Padahal, mulanya Young hanya memasang target bisa mendapat USD800.000 saja.
Pono akan membuat para pehobi audio mendengarkan sebuah lagu sesuai dengan apa yang diinginkan oleh musikusnya.
Demikian diungkap oleh Young.
Sejumlah musisi seperti Foo Fighters, Bruce Springstein, Norah Jones, Eddie Vedder, hingga Sarah McLachlan sudah mendukung langkahnya.
Masa Depan ”Musik HD” Memang, .

Format FLAC mungkin tidak akan sepopuler CD atau DVD di masa jayanya

FLAC adalah format spesifik.
Yakni, format untuk mereka yang benar-benar peduli terhadap kualitas suara.
Mereka yang selektif terhadap musik yang di dengar, yang mau merogoh uang ekstra untuk membeli headphone atau in-ear-headset berkualitas tinggi.
Merekalah yang disebut audiophile: orang-orang yang ingin mendengarn musik mendekati kualitas rekaman aslinya di studio.
Meski mungkin pasarnya niche, meski demikian format FLAC rasanya akan tetap berpotensi untuk terus berkembang di masa depan seiring kemudahan untuk mendapat musik digital dalam format tersebut, juga semakin banyaknya pendengar musik yang semakin “dewasa” (tidak ingin terjebak dalam format Mp3).
Namun, FLAC sendiri masih memiliki kompetitor.
Kompetitornya berasal dari layanan musik streaming.
Streaming menjadi metode untuk mengakses musik dengan mudah.
Kendati penyedia layanan streaming saat ini masih menggunakan format 192 kbps dan 128 kbps yang inferior terhadap FLAC, tapi perusahaan seperti Spotify menggunakan format Ogg Vorbis dengan 320 kbps.
Walau masih kategori lossy, tapi kualitasnya sudah lebih baik.
Jadi, kita lihat saja bagaimana perkembangan ekosistem musik high definition ini kedepannya.
Mengenal Audio Berdefinisi Tinggi: Dua tipe kualitas audio digital Format Lossless Kualitas audio terjaga dari sumber aslinya—dalam hal ini CD–.
Namun, ukuran filenya pun lebih besar.
WAV and AIFF: Format file yang sama dengan sumber audio asli.
Kualitas keduanya sama.
Bedanya, AIFF lebih banyak ditemukan di produk Apple, sedangkan WAV lebih universal.

FLAC Format file yang menawarkan kualitas setara CD

tapi tetap dikompresi sehingga ukurannya tidak sebesar WAV atau AIFF.
File FLAC bisa diputar di Android, iOS (dengan aplikasi tertentu), dan berbagai pemutar MP3.

Apple Lossless (ALAC) Mirip FLAC

tapi dibuat langsung oleh Apple.
Kompresinya sendiri tidak seefektif FLAC.
Dapat diputar di iTunes dan iOS.
Sedangkan FLAC tidak bisa (harus menggunakan aplikasi tertentu).
APE File lossless yang dikompresi dengan kualitas sangat tinggi.
Kualitas audionya hampir sama dengan FLAC atua ALAC, tapi tidak kompatibel dengan sebagian besar player yang ada.
File tipe ini juga membuat prosesor bekerja lebih keras.
Format Lossy Kualitas audio dikompres sedemikian rupa agar ukurannya lebih kecil, tapi banyak menghilangkan informasi dari sumber aslinya.
MP3 Kepanjangan dari MPEG Audio Layer III.
Format lossy paling banyak digunakan di industri musik digital.
MP3 bukan format audio dengan kompresi paling efisien, tapi bisa diputar diperangkat apa saja.
AAC Kepanjangan dari Advance Audio Coding.
Memiliki kualitas sama dengan MP3, tapi dengan ukuran lebih kecil.
Sekarang semua perangkat sudah mendukung AAC.
Terutama dipopulerkan pula oleh Apple.
WMA Windows Media Audio (WMA) adalah format milik Microsoft yang serupa dengan MP3 atau AAC.
Tidak lebih unggul dibanding Mp3, tapi tidak semua perangkat mendukungnya.
Ogg Vorbis Format Vorbis yang menggunakan kontainer Ogg, adalah format open source sebagai alternatif dari MP3 dan AAC.
Formatnya hampir sama, tapi lebih sedikit player yang mendukungnya.
Pilih FLAC atau Mp3.
Tergantung kebutuhan.
Jika sudah merasa puas dengan Mp3, maka tidak perlu beralih ke FLAC.
Selain ukurannya kecil, juga sudah jadi standar.
Audiophile yang kurang puas dengan MP3, bisa mencoba FLAC, tentu dengan risiko butuh kapasitas simpan lebih besar.
Seberapa Besar Perbedaan MP3 dan FLAC.

Mp3 dan FLAC sama-sama file audio digital

Bagaimana output file tersebut ke telinga juga sangat tergantung dari kualitas headphone atau sistem audio (speaker) itu sendiri.
Memutar file FLAC di headphone biasa sama seperti memutar DVD Blu-ray di TV tabung (CRT).
Tapi, .

Mereka yang telinganya tidak terlatif (sensitif) kurang bisa membedakan file FLAC dan Mp3

Pengertian Bitrate Bitrate adalah jumlah bit—besarnya data—yang diproses dalam waktu tertentu.
Di audio, umumnya diartikan dengan kilobit per detik.
Jadi, seandainya lagu di iTunes menggunakan 256 kilobit per detik, berarti ada 256 kilobit data yang tersimpan di lagu itu setiap detiknya.
Jika lagu MP3 standar memiliki 256 kbps, maka audio di format FLAC adalah 9216 kbps.
Tentang PonoPlayer – Memiliki dimensi panjang 5 inci, lebar 2 inci, dan tebal 1 inci.
– Layarnya bisa disentuh, seperti iPod.
– Desain berbentuk triangular memungkinkan Pono menyimpan baterai berbentuk silinder yang diklaim lebih efektif dibanding baterai rata.
– Bentuk triangular itu juga diklaim nyaman di genggam, serta berdiri tegak di bidang datar.
– Line-out untuk headphone dan perangkat hi-fi.
– Memiliki memori 128 GB, dapat menyimpan 100-500 album (3.800 lagu) FLAC berkualitas tinggi.
– Mendukung memori card, sehingga pengguna dapat menyimpan “playlist” lagu di beberapa memori card berbeda.
– Terkoneksi ke PC dan Mac melalui kabel micro-USB.
– Konsumen bisa membeli lagu di situs PonoMusic.
– Pono baru akan dirilis resmi pada Oktober 2014 mendatang.
– Harga: USD399 Cara mendapatkan FLAC: Seperti halnya Mp3, Anda bisa mendapat file FLAC dengan 2 cara.
Pertama mengubah langsung dari CD lewat software.
Atau mengunduh lewat internet.
Saat ini sudah ada sejumlah situs yang menawarkan file FLAC langsung dari internet.
Ada HDtracks yang per albumnya dibanderol USD11.99-USD16.99, lalu Bandcamp dengan banderol USD8.99 per album, hingga Linn Records yang rata-rata per album harganya USD13-USD24.
Perbandingan: Compact Disc (CD) Memutar audio 44.1kHz/16-bit.
Format AIFF Memutar audio 44.1kHz/16-bit.

Format FLAC Bisa memutar 88.1kHz/24-bit (dua kali lebih baik dari CD)

FLAC juga bisa dikonversi menjadi 176.4kHz/24-bit atau kloning virtual dari master recording.
Sama seperti Anda duduk di ruang kontrol studio.
Tweet.
Berbagi di Tumblr.
Tizen, Penantang Duopoli iOS-Android Feature Phone Masih Menjanjikan 36 respons untuk ‘FLAC dan Tren Musik High Definition (HD) ’.
Tambah Komentar daging sapi jakarta berkata: 24 Mei 2014 pukul 12:07 Joe McNally, one of the world’s top pro digital photographers, breaks new ground by doing something no photography book has ever done-blending the rich, stunning images and elegant layout of a coffee-table book with the invaluable training, no-nonsense insights, and photography rpp 2013 smp secrets usually found only in those rare, best-of-breed educational books.
So, you can understand well that an old book is nothing more than one published several decades or may be a century ago and antique books are those which people would like to spend their money for.
Suka Balas.
ivan berkata: 2 Januari 2015 pukul 08:22 Sangat bermanfaat sekali gan,ane juga baru tau ni format FLAC.
Suka Balas.
xXx berkata: 6 Januari 2015 pukul 15:57 lumayan udah banyak lagu berformat flac yg ane download ???? bener2 bersih kualitas suaranya Suka Balas Arbhi Putra Indrawan berkata: 12 Januari 2015 pukul 10:17 boleh donk kang minta link download nya.
Suka Balas.
Cakdan berkata: 6 Januari 2015 pukul 18:31 hehueuhee.
iya bro.
enak bener.
cuma ya itu, makan memorinya besar banget hahaha.
Berasa nyimpen film.
Suka Balas Trisha berkata: 9 Mei 2017 pukul 23:11 Thanks for being on point and on tatreg.
Suka Balas.
Sulthon berkata: 7 Februari 2015 pukul 12:19 kayaknya untuk saat ini perkembangan audio bakalan ke flac soalnya semua orang sudah mulai mencari kualitas audio terbaik Suka Balas.
sandywijaya berkata: 25 April 2015 pukul 17:38 gan….headphone nya harus pakai apa ya minimal.
merk dan panduan harga nya kira kira.
Suka Balas Cakdan berkata: 12 Juni 2015 pukul 20:56 Soal headphone, ono rego ono rupo.
Semakin mahal, tentu kualitasnya semakin bagus.
Pilih yang nyaman ditelinga saja.
Suka Balas.
sandywijaya berkata: 25 April 2015 pukul 17:41 gan….minta bantuan info situs lain untuk download flac….terima kasih banyak sy menikmati sekali kualitas audio ini hanya kalau mau diputar di audio rmh bgmna caranya ya….sy skrg putar di samsung galaxy tab… Suka Balas Anonim berkata: 25 Mei 2015 pukul 12:56 https://play.google.com/store/apps/details?id=com.tna.csn Suka Balas sandywijaya berkata: 30 Mei 2015 pukul 23:58 terima kasih banyak atas infonya yg sangat bermanfaat…sy sangat senang sekali dan sdh mendapatkan apa yg saya inginkan dari petunjuk anda….jika ada yg ingin sharing tentang flac jgn sungkan menghbgi saya…[email protected] Suka.
Cakdan berkata: 12 Juni 2015 pukul 20:46 Ok thanks Suka.
Cakdan berkata: 12 Juni 2015 pukul 20:55 langsung ke kickasstorrent aja bro hehehe.

Disukai oleh 1 orang Balas

ari berkata: 9 Juni 2015 pukul 17:45 Kualitas lagu harus baik begitupula kualitas sound-nya/speakernya Suka Balas Cakdan berkata: 12 Juni 2015 pukul 20:37 Ya, benar, memiliki file FLAC satu hal, punya playernya satu hal lagi, tapi yang lebih penting lagi adalah outputnya, yaitu speaker atau earphone/headphone-nya.
kalau tidak berkualitas ya sama aja.
Suka Balas.
Anonim berkata: 15 Oktober 2015 pukul 13:55 tmpt kumpulan musik yg menggunkan format flac dimana gan.
Suka Balas Cakdan berkata: 11 November 2015 pukul 08:43 Biasanya saya cari di tempat torrent seperti piratebay atau kickasstorrent.
Surga.
Suka Balas.
Hana Sugandi berkata: 10 November 2015 pukul 20:11 Saya pakai headphone standar saja beda jauh kualitasnya antara MP3 dg FLAC.
Suaranya benar2 jernih hampir tanpa noise.
Awalanya saya malah tidak perdulu dengan jenis file-nya.
Tapi karena jernihnya suara yg dihasilkan, saya jadi penasaran.
Ternyata file FLAC, ukurannya memang jauh lebih besar dari MP3 (20 sd 30 MB/ lagu) Disukai oleh 1 orang Balas Cakdan berkata: 11 November 2015 pukul 08:42 Wah, Hana berarti punya kuping yang jeli dan sensitif.
Coba di eksplor lagi menggunakan headphone/in ear headphone (mana yang paling favorit) dengan kualitas yang memang sangat baik (di rentang harga Rp1 jutaan keatas), pasti lebih maksimal rasanya.
Ya, ukuran file FLAC lebih besar karena lebh banyak informasi yang dibenamkan di dalamnya.
Thanks for sharing Han.
Suka Balas.
harisnanggala berkata: 15 Januari 2016 pukul 10:09 berarti butuh apl pemutar, speaker, kapasitas memori dan pendengaran yang baik ya.
Suka Balas Cakdan berkata: 15 Januari 2016 pukul 10:11 Hehehe pendengaran bisa terasah seiring waktu.
Sama kalo terbiasa makan tanpa msg, .

Langsung terasa ngga enak kalo makan bakso pake micin Suka Balas

Adi berkata: 20 Januari 2016 pukul 10:28 saya baru download musik format flac tp gak bisa diputer di hp saya,ada yg tau aplikasi buat muter lagunya?heheh Suka Balas Christian Widjaya berkata: 8 Agustus 2016 pukul 17:51 Pemutar flac gw di hp itu poweramp pro ditambah musixmatch buat lyricnya, musixmatch itu sendiri bisa puter flac, tapi gw klop sama poweramp.
Uda gw beli 3 album flac ost game resmi, pake headset 400 ribu aja kerasa beda.
Jangankan headset, di EARPLUG aja gw bisa bedain.
Suka Balas Cakdan berkata: 9 Agustus 2016 pukul 15:13 Nice bro christian.
Thanks for sharing dan tipsnya Suka.
Marnie berkata: 9 Mei 2017 pukul 18:11 Haâ™nh€!kYow, it could be that accident back in ’86 where I lost the use of my heart, but even when I do have someone to share 13B with.it doesn’t do much for me.
And:Holy crap.
Tomorrow is National Flag day?!.
You’re kidding, right.
There’s not nearly enough time to prepare.
Suka.
dicky amir hamzah berkata: 16 Februari 2016 pukul 09:19 Yang saya ingin tanyakan di sini adalah bagaimana caranya mendapatkan file hi-rs trsbt sya gak ngerti download di hdtracks .krna peke cc dan paypal adakah cara lain.
Suka Balas Cakdan berkata: 16 Februari 2016 pukul 09:50 Brow jangan bilang dari gue ya.
Tapi lo bisa download file FLAC di Kickass Torrent, http://www.kat.cr.
download dulu aplikasi Deluge buat P2P-nya.
Slamat mencoba.
Suka Balas.
hadari berkata: 24 November 2016 pukul 07:41 Terima kasih, Infonya sangat-sangat membantu.
Suka Balas.
Kuro berkata: 26 November 2016 pukul 07:10 Trima kasih infonyaaa Suka Balas.
jhon berkata: 7 Maret 2017 pukul 14:04 matur nuwun, bos,, semoga ilmu nya menjadi berkah,,, Suka Balas.
sandywijayandy berkata: 12 Maret 2017 pukul 12:05 cak….waktu itu pernah memberikan saya link yang langsung bisa download format flac, bukan yang torrenz….saya gak ngerti torrenz…tlg ya cak….minta kirim ulang link nya….yang lalu hilang cak….
sandy wijaya wa 0831 1987 6081 e-mail : [email protected] tlg ya cak langsung ke wa juga tidak apa cak terima kasih banyak ya Suka Balas.
Bobbi berkata: 9 Mei 2017 pukul 17:54 Wow, ce concurs fain.
Cred ca o sa particip si eu, am prins gustul vinurilor bune in ultima vreme si nu mi-ar strica o cutie cu accesorii si o sticla de vin.
Fecriltaii pentru job, e important sa faci ceva ce iti place.
Suka Balas.
Lynn berkata: 9 Mei 2017 pukul 18:29 By November 23, 2012 – 11:42 pm28m&#mH30;.
Good write-up, I’m regular visitor of one’s blog, maintain up the excellent operate, and It is going to be a regular visitor for a lengthy time.
“He who seizes the right moment is the right man.” by Johann von Goethe….
Suka Balas.
Lena berkata: 9 Mei 2017 pukul 21:02 Is that really all there is to it because that’d be flbaaergbsting.
Suka Balas.
Nelia berkata: 9 Mei 2017 pukul 21:07 People nolrmlay pay me for this and you are giving it away.
Suka Balas.
Leave a Reply Batalkan balasan.

FLAC dan Tren Musik High Definition (HD)

Tuliskan ke.


SKU: SM-UIB 149.00 Add to cart Compare

Unmatched inspiration for creating breathtaking cinematic dynamics.
A sound designer supercharger.
Everything you need to create cinematic elements that truly express sonic emotion in your productions.
Support [email protected].
Unmatched inspiration for creating breathtaking cinematic dynamics.
A sound designer supercharger.
Everything you need to create cinematic elements that truly express sonic emotion in your productions.
Search for: All Categories Ambient & Atmospheric Animals & Creatures Interface UI/UX Business & Office Boneyard Destruction & Impacts Environments Foley Futuristic & Technology Game Audio Human Industry Machines Materials Miscellaneous Movement & Motion Nature & Organic Drums & Percussion Sci-fi Transportation Weapons & Warfare Whooshes Type Horror Cinematic Free Sounds Loops On Sale Now Gift Card Holiday & Christmas Epic Stock Media New Arrivals.
Unmatched inspiration for creating breathtaking cinematic dynamics.
A sound designer supercharger.
Everything you need to create cinematic elements that truly express sonic emotion in your productions.
Search for: Search.
War UI Sound Effects Library , , , , , , War UI Sound Effects Library.
Rated 5.00 out of 5 based on customer rating 59.00 79.00 Quantity Add to cart.
Recon, Assault, Medic, Engineer, Tech/Com Specialist and Infantry classes are organized to make quick work of class-defining and set up interactions.
Drum cues hits and riffs are at the ready for movement signals, signs and impacts.
Ammunition and clip loads, shell drops, knife and firearm swaps, gear packs and handgun cocks round out a hefty cache made for any past or present or future military themed production.
With War UI you can effortlessly transport your production straight to the battlefront with 2.6GB, over an hour of sound and all 96k 24bit HQ samples.
The collection offers a complete user interface.

Kit building audio experience and like all Epic Stock Media sound libraries

War UI is battle tested (pun intended) and ready to use in your next game, animation, mobile app, explainer video, software, industrial design and theatrical performance projects.

Includes 44.1k 16bit and Game Ready MP3 format files too

We command you to drag and drop War UI sounds into your epic military mix

Sir, Yes Sir.
All royalty free.
War UI sound effects library is one of the latest installment in Epic Stock Media’s popular series of game genre sound libraries: , , , , , , , , and  (loops).
All designed to make your audio life easier and faster with market leading quality and creativity, at an unquestionable value.
500+ designed sound effects.
1200+ organic sound effects.
2.6GB of samples.
1 hour and 3 minutes of audio.
All in.
WAV96k 24bit, 44.1k 16bit, MP3.

Military User Interface Sound Effects Library

Geared towards AAA console games

Class specific sounds like engineer, infantry, medic, recon, tech/communications specialist.
War-themed drum cues, cadences, and alerts.
Gear, equipment, health, painkillers, loot crates, and unlocks.
Game starts, navigations, menu transitions, latches, turns, buttons.
Designed notifications, killstreaks, skill, upgrades,.
Achievements, unlocks, purchases,.
Backpacks, Metals, Liquid, Matches, Hinges.
SKU: ESM-WU Categories: , , , , , , Product Number: ESM-WARUI Current Version: Total Size of Samples: 2.6 GB Total Number of Files: 1764 Format and Resolution:.
WAV 96k 24bit, 44.1k 16bit, MP3 Lapsed Time: 1 hour 3 minutes Metadata: License Description: Single user license, royalty-free – for a multi-user license, overall 1 0 0 0 0 Jake Long (verified owner) February 12, 2019 I really love your pack.
I found that on UE4 Marketplace but it’s a little high, luckily I found this on your website cheaper so I have given it a go ???? The pack is very useful, .

I am a programmer working on a semi-AAA title but with a limited budget

Hiring a sound designer will take a lot of money, .

So this pack offers a lot of useful sounds not just for the UI but also the in-game SFX

6/5 stars Jake Long – February 12, 2019.
(0) Perfect for menu sounds, calculations, data crunching, computer loops, musical highlights, holograms, beeps, confirms, buttons, alarms, text, game audio design, motion graphics.
This sound pack includes Over 1,000 sounds from Richard Devine’s insane analog and digital modular euro rack.
Seriously cool.
Over 2,800 files.
8GB of samples.

2 libraries – Modular UI, Users Of Tomorrow

SKU: SM-UIB 149.00 Add to cart Compare.
, , (1) 11,600+ files included – AAA sound designers and game developers looking for the pure Columbian bam bam of sound effects, game audio, and sonic creativity are immediately adding Epic Stock Media’s Clarity SFX Bundle to their custom curated audio stockpile. Clarity Bundle Includes  +  +  +  +  +  +  But wait, More Sound effects with a special offer of   and SFX Library FREE.

SKU: ESM-CSFXB 149.00 364.00

, , , , , , , , , , , , , , , , (0) 928 files included – The Epic Sounds and FX – Advanced UI sound effects collection brings producers and sound designers a versatile and wide-ranging anthology of user interface style sounds.
From natural, organic and minimal pops, beeps and chirps to 8-Bit, hybrid and highly processed, electronic and digital SFX that will complete almost any project where UI/UX sounds are required.  SKU: ESM-AU 40.00 59.00.
, , , , , , (0) Available in.
SKU: SM-MU 99.00.
, , , , , , , , , , , , 8.00 10.00.
, , , , , , , , 9.00 10.00.
, , , , , , , , 23.00 25.00.
, , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , (0) The sounds of magic.
Made with magic supernatural powers in sound design to bring you peak levels of mesmerizing magic to your next project.
Phantoms in the night, mischievous wizards, sorcerers conjuring black magic, supernatural creatures and telekinetic objects all come to life in fantastic 96k/24bit sound with Phantom Magic.
545 files included.  SKU: ESM-PH 29.00 49.00.
21.00 25.00.
29.00 39.00.
19.00 29.00.
19.00 29.00.
71.00 79.00.
Select a category Ambient & Atmospheric  (131)    Drones  (47)    Roomtones  (29) Animals & Creatures  (28) Boneyard  (13) Business & Office  (13) Cinematic  (115) Destruction & Impacts  (74) Drums & Percussion  (49) Environments  (98)    City  (37)    Industrial  (25)    Sports  (6)    World Sounds  (16) Epic Stock Media  (101) Foley  (86)    Footsteps  (3)    Household  (30)    Texture  (34) Free Sounds  (0) Futuristic & Technology  (68) Game Audio  (146)    Cartoon  (25)    Character Voices  (35)    Magic  (19)    Retro  (5) Gift Card  (1) Holiday & Christmas  (66) Horror  (68) Human  (30) Industry  (14) Interface UI/UX  (54) Loops  (52) Machines  (36) Materials  (100)    Electricity  (42)       Buzz  (25)       Hums  (24)    Fire  (8)    Glass  (9)    Ice  (15)    Metal  (22)    Paper  (9)    Rock / Stone  (14)    Wood  (14) Miscellaneous  (39) Movement & Motion  (75) Nature & Organic  (56)    Water & Oceans  (24)    Weather  (14)    Winter  (9) New Arrivals  (44) On Sale Now  (135) Sci-fi&n.
Dedicated to Creatives Teaming up with the hottest sound designers and producers, we provide highly coveted products that deliver the sounds that fuel the next generation of both indie and commercial blockbuster hits.

A new era of sound is upon us and now you are part of it with Epic Stock Media

Live Epic.
Sound Epic.
Copyright 2020 © – All trademarks and trade names are the property of their respective owners.